diSudutkan kenyataan

By at 22 May, 2007, 07:49

Kenapa aku menyesal saat berpindah langkah?
Bagaikan otak kesemutan meratap kembali

Kenapa aku menyesal akan suatu kebiasaan?
Bagaikan tali melingkar dileherku menuntun aku

Tersenyumpun aku tak mampu

Danau darah menumpuk dimataku
Menggelapkan jalan bertaruhkan imanku

Bunuhlah aku duhai jiwa-jiwa sekelilingku
Fana… Semu…
Tak bisa ku pegang

Kenapa?

Aku merasa menatap sendiri, samar…
Aku disudutkan kenyataan

Ps: aku memang diundi dari meja-meja imanku
tapi, aku tahu…

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Categories : Poem