Unspoken word

By at 10 May, 2007, 10:41

Senyum mengembang diantara otak-otak bebatuan
Hanya cahaya mata berbicara saat lidah tak bernyawa

Gemuruh badai bermunculan dirongga dada

Kesejukan hujan mengikis hati membentuk bayangan
Manakala kulihat sang bintang dirona malam

Menunggu Hujan

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Categories : Poem