Cerita

Lelaki yang Terperangkap dalam Prangko

By kakisemut at 4 June, 2010, 09:34

Dengan perasaan yang tak karu-karuan, dan sikap berhati-hati, sambil duduk bersila di lantai, Balwadi menjepit sebuah prangko yang ditemukannya dalam kotak surat milik almarhum kakeknya. Menggunakan pincet yang terbuat dari logam tahan karat, ia menilik-nilik prangko dalam jepitan itu. Sungguh menyesal, karena ia tak membekali dirinya dengan sebuah kaca pembesar. Matanya menyipit menatap lekat prangko [...]

Read More >>

Di Kaki Hariara Dua Puluh Tahun Kemudian

By kakisemut at 1 June, 2010, 18:35

Sudah enam puluh tahun hariara itu tegak di pekarangan belakang sekolah itu. Walau usia sudah mengelupas kulit batangnya, namun dia tetaplah yang paling menjulang di antara pepohonan yang ada di sekeliling. Di ujung akarnya yang menjentang di permukaan tanah, dengan bersila beralaskan tikar pandan, duduklah Kartika Suryani sejak beberapa saat yang lalu. Mantan guru itu [...]

Read More >>

Kisah-kisah yang Pendek

By kakisemut at 4 May, 2010, 08:48

Rumah Sedari dulu, ia ingin tinggal di rumah saja. Menata beranda, membuat kolam kecil, taman kecil, atau beberapa rencana kecil lainnya. Tapi selalu saja ia diburu waktu. Tiba-tiba hari tumbuh dengan cepat. Pagi ke malam. Ia cuma sempat istirahat. Membuang penat. Membuang jengkel. Lalu ia ingat seorang perempuan berbaju ungu yang menuntun lengannya. Pada suatu [...]

Read More >>

Perempuan Pertama

By kakisemut at 6 April, 2010, 19:38

BAIKLAH kita khayalkan bahwa perempuan itu ada dan ular itu ada dan taman di Eden itu ada. Dan seperti Tuhan, kita mulai meletakkan segala sesuatu pada tempatnya: (1) sebutir matahari untuk menandai timur, (2) sebatang sungai bercabang empat: Pison, Gihon, Tigris, dan Efrat, (3) beberapa pepohonan yang baik untuk dimakan buahnya, (4) beberapa ekor burung, [...]

Read More >>

Duniaku

By kakisemut at 19 March, 2010, 09:03

Duniaku adalah bayang semu yang tercipta dalam wujud imajinasi dan harapan. Aku berharap ada sebait puisi indah muncul dari sesosok makhluk yang bisa mencintaiku tanpa menoleh ke belakang, tanpa meneliti dengan cermat segala hal dalam lekuk tubuhku, dalam benak akal sehatku, dalam hati dan perasaanku. Aku adalah aku, makhluk Tuhan yang patut dicintai dan mencintai. [...]

Read More >>