Poem
diSudutkan kenyataan
By kakisemut at 22 May, 2007, 07:49
Kenapa aku menyesal saat berpindah langkah? Bagaikan otak kesemutan meratap kembali Kenapa aku menyesal akan suatu kebiasaan? Bagaikan tali melingkar dileherku menuntun aku Tersenyumpun aku tak mampu Danau darah menumpuk dimataku Menggelapkan jalan bertaruhkan imanku Bunuhlah aku duhai jiwa-jiwa sekelilingku Fana… Semu… Tak bisa ku pegang Kenapa? Aku merasa menatap sendiri, samar… Aku disudutkan kenyataan [...]
Read More >>Religi? Akan jalan kemana…
By kakisemut at 21 May, 2007, 07:28
Sudah dinginkah hatimu telungkup dalam asa batu nisan Yang mencakar menggali setangkup tetuah sejati Kenapa aku disini? Memperebutkan Jalan surgawi yang ke kanan atau ke kiri Kamu harus ikut caraku lho…. Cara yg mana? menangis meraung-raung dalam kotak persegi biar dilihat kamu menjiwai? jari tengahku untukmu !! Kesini-kesini..begini caranya… Lihatlah orang itu, dia disegani karena [...]
Read More >>Kosong
By kakisemut at 20 May, 2007, 20:20
Kemana inspirasiku? Aku tidak dapat berpikir sekarang, Kepalaku seperti kenongan Kau !! Kau bayanganku Kaulah pencuri ide-ideku Dalam terang kau menyamar menjadi kawanku Ketika kutertidur, kau hisap jantung dan isi otakku Aku sekarang cecunguk yang hanya memakan kertas-kertas koran.
Read More >>….
By kakisemut at 20 May, 2007, 19:57
Aku ingin menarik tanganmu dari sakumu, Mengajakmu mengikutiku Apakah kau mau? Aku ingin mengambil hatimu dari rongga dadamu, Kan kusematkan dipucuk tertinggi duniaku Apakah kau mau?
Read More >>Kan tiba Masaku
By kakisemut at 15 May, 2007, 08:12
tik tok tik tok detik waktu berbarengan dengan nadiku Kutahu itu Masaku akan datang Menunggu panen selama 28 kali limpahan Asaku bermekaran dalam embun-embun rahwani Sampaikan sesembahanku kepada Sang Hyang Widhi Berlutut menghaturkan nuwun Atas kesehatan Atas kekuatan Atas pikiran Dalam resapan bau-bau ragawi Kan kuajak cahayaku menghadap Engkau Dua raga kan jadi tali baja [...]















