{"id":200,"date":"2008-10-23T11:44:31","date_gmt":"2008-10-23T04:44:31","guid":{"rendered":"http:\/\/www.budiarto.org\/blog\/?p=200"},"modified":"2009-08-07T16:32:05","modified_gmt":"2009-08-07T09:32:05","slug":"pembenaran-akan-kerasulanku","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/www.budiarto.org\/blog\/2008\/10\/pembenaran-akan-kerasulanku\/","title":{"rendered":"Pembenaran akan Kerasulanku"},"content":{"rendered":"<p>Jika kamu mengatakan belum genap, memang benar.<br \/>\nKarena aku ganjil.<br \/>\nDitempa suatu kebisingan hidup, pencarian untuk menjadi bulat.<\/p>\n<p>Jika masyarakat menjadi muram, memang benar.<br \/>\nKarena pemimpinnya adalah aku.<br \/>\nDituntut untuk maju menusuk bayangan bulir-bulir kepengan.<\/p>\n<p>Jika ragi gandum menjadi masam, memang benar.<br \/>\nKarena aku pemungut kotoran.<br \/>\nDitanah basah negeri impian yang sekeliling adalah lolongan mulut berbusa.<br \/>\n<!--more--><br \/>\nLetupan-letupan magma dalam darah meraup goncangan jiwa kelu tanpa sambungan.<br \/>\nTerbengkalai disudut tembok ratapan.<\/p>\n<p>Awan canda telah menjauh bersama pohon sejuk naungan.<br \/>\nkering, retakan bergetar membelah hamparan<\/p>\n<p>Kulitku malu, mataku bisu<br \/>\nJika yang kau katakan benar akan kerasulan<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jika kamu mengatakan belum genap, memang benar. Karena aku ganjil. Ditempa suatu kebisingan hidup, pencarian untuk menjadi bulat. Jika masyarakat menjadi muram, memang benar. Karena pemimpinnya adalah aku. Dituntut untuk maju menusuk bayangan bulir-bulir kepengan. Jika ragi gandum menjadi masam, memang benar. Karena aku pemungut kotoran. Ditanah basah negeri impian yang sekeliling adalah lolongan mulut [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4,9],"tags":[16,42,27,28,4,62],"class_list":["post-200","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-poem","category-sastra","tag-budiarto","tag-kakisemut","tag-kerasulan","tag-mea-maxima-culpa","tag-poem","tag-poetry"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/www.budiarto.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/200","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/www.budiarto.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/www.budiarto.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/www.budiarto.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/www.budiarto.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=200"}],"version-history":[{"count":8,"href":"http:\/\/www.budiarto.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/200\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":203,"href":"http:\/\/www.budiarto.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/200\/revisions\/203"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/www.budiarto.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=200"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/www.budiarto.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=200"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/www.budiarto.org\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=200"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}