By kakisemut at 8 May, 2007, 8:25 am
Aku tak butuh pahammu dan uluran orang lain
Ku hanya melihat dipucuk jingga… duniaku sekarat !!!
Pergilah kau bersama topeng-topeng fatamorgana,
penuh ludah-ludah bernyawa
Ps: thx untukmu yg memunculkan ini.
By kakisemut at 7 May, 2007, 1:17 pm
Aku ingin kau melihat tanganku,
Apakah ada bercak darah disakuku?
Kau palingkan muka serasa berkata “Kau anyir,
Dan kulihat awan debu dipelupuk matamu”
“Taukah kamu sayangku?
Aku sudah membunuh napsuku,
Tuh… tergeletak diteras depan”
Dia mengejekku setiap malam,
Menceritakan kehebatannya
By kakisemut at 7 May, 2007, 1:08 pm
Saat ku ada kau anggap tiada
Saat ku tiada, hanya jiwa yang ada
Bersemayam dalam relung-relung ingatan dan cerita
By kakisemut at 4 May, 2007, 3:05 pm
Ingin sekali ku menyapa, tapi ku tutup mukaku
Ingin sekali ku tersenyum, tapi ku tutup mukaku
Aku ingin berdendang, lagi-lagi ku tutup mukaku
Tuhan berikan aku tujuan untuk membuka mukaku…
Datang pelukan hangat berikan harapan tuk melangkah kembali
Slalu saja kulihat bayangan gelapku…
Dan ku tutup mukaku.
By kakisemut at 4 May, 2007, 2:54 pm
Kepingan hati akan tersusun kembali
Siapkan diri menjemput sang tawa
Bumi tidak akan hancur sebelum Tuhan berkata ” Ya, hancurkan !!”
Jalani saja hidup,
Karena kebahagiaan abadi terjadi saat kita kembali bermain bersama Malaikat diawan.
Hari ini adalah perenungan kemarin
Rebahkan tubuhmu ciptakan keheningan.