Mati raga mati bicara

By at 15 May, 2007, 08:08

Kini sudah saatnya aku berhenti bermain dengan masalalu
Yg terbangun menyepi didalam setiap detak nadi waktu

Mendesah sebaris mentari senja
Mata memerah duduk dalam bukit-bukit berhala

Jam berapa?
Menit berapa?
Detik berapa?

Tak ada yg menyapaku sekarang
ku tidak sanggup berkeluh kesah

bibirku telah kujual sekepeng kenangan
murah memang

Batasan norma berteriak seakan aku dosa
ASYU!! jangan kau mengukir kata saja

Bergabunglah…
menikmati setandan buah setan

Gelengan kepalaku tidak sanggup menarik tanganku

Mo TEriak

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Categories : Uncategorized


No comments yet.

Leave a comment