Pembenaran akan Kerasulanku

By at 23 October, 2008, 11:44

Jika kamu mengatakan belum genap, memang benar.
Karena aku ganjil.
Ditempa suatu kebisingan hidup, pencarian untuk menjadi bulat.

Jika masyarakat menjadi muram, memang benar.
Karena pemimpinnya adalah aku.
Dituntut untuk maju menusuk bayangan bulir-bulir kepengan.

Jika ragi gandum menjadi masam, memang benar.
Karena aku pemungut kotoran.
Ditanah basah negeri impian yang sekeliling adalah lolongan mulut berbusa.

Letupan-letupan magma dalam darah meraup goncangan jiwa kelu tanpa sambungan.
Terbengkalai disudut tembok ratapan.

Awan canda telah menjauh bersama pohon sejuk naungan.
kering, retakan bergetar membelah hamparan

Kulitku malu, mataku bisu
Jika yang kau katakan benar akan kerasulan

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Categories : Poem | Sastra


No comments yet.

Leave a comment