Nasib Perahu

By at 9 May, 2014, 11:54

Pecah Karam Budiarto

Keinginanku seperti bujukan yang tersurat dalam kertas kayu ini
Berkelana jauh kau pun mau.. menggariskan perintah

Aku di dalam belaian impian, ikuti awalan
Terjalin batu-batu pijakan

Hari ini seperti kemarin, peluh kabut celotehan
Ketidakpuasan hasil pembagian

Pokoknya aku mau maju.. maju serahkan kepala nasib
Nanti akan terlihat, pecahan perahu
Siapa paling belakang?

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Categories : Poem | Puisi | Sastra


No comments yet.

Leave a comment