Featured Article
Latest Articles
Dua Hawa
By kakisemut at 3 March, 2011, 6:05 am
Pagi Berlari Mencoba ikut berlari Terduduk, menangis Disampingnya, diam Berapa lama? Butiran air ini akan tertumpah
Read More >>Pohon Jejawi
By kakisemut at 16 February, 2011, 9:02 am
Jangan buka peta Surabaya hari ini, tapi, bukalah peta Surabaya pada akhir tahun 1920-an, atau paling muda awal tahun 1930-an, ketika Belanda masih menjajah Indonesia. Waktu itu, jalan dan kampung bernama ”kedung” tidak sebanyak sekarang. Hanya ada satu pada waktu itu, yaitu Kedung Gang Buntu. Seolah-olah jatuh dari langit biru, tiba-tiba saja Kedung Gang Buntu [...]
Read More >>Mbak
By kakisemut at 20 January, 2011, 5:50 am
“JANGAN percaya pada novelis,” katanya. “Jangan pernah yakin, bahwa kita tidak bakal dibawanya ke tempat tidur pada suatu hari, telanjang, di antara halaman-halaman buku….” DENGAN gembira dan tertawa-tawa ia mengucapkan kata-kata dari buku yang dia pamer-pamerkan padaku. Buku itu berbahasa Inggris, dan kutipan tadi terjemahan bebas saya atas apa yang diucapkannya. Dalam beberapa hal, aku [...]
Read More >>Tuhan, boleh aku murka?
By kakisemut at 10 January, 2011, 6:00 pm
Semua ada, tapi untukku? hanya kertas kosong berdebu. Segalanya belum tentu sampai kepadaku. Bising kosong tanpa jeda waktu. Sekalipun ada, tidak akan buatku. Aku nomor berapa? untuk mendapatkan giliran maju. Seakan aku tiada, menunggu kain waktu beralih padaku. Mati, jangan dulu. Aku belum puas menebak tebakanmu Tuhan. Sambungkan pintu ke tujuanku. Rindu pun seakan mengalir [...]
Read More >>Kisah Dua Belas Kisah
By kakisemut at 8 January, 2011, 4:26 am
Kau tak pernah tahu pada gerimis ke-15 pada senja yang muram, lelaki kencana yang kausangka menyamar sebagai Raja Ali Haji itu menulis 12 kisah tentang kota-kota dan makhluk-makhluk yan diberkati. Sebagian orang menganggap itu hanya kisah-kisah palsu. Sebagian lain menganggap gurindam dua belas tak bisa dimaknai secara utuh tanpa tahu cerita-cerita yang baru ditemukan di [...]















